by

Perkembangan Singkat Batik Solo

Batik adalah salah satu warisan budaya leluhur Indonesia yang harus dijaga dan dilestarikan. Keunikan batik terletak pada proses pembuatannya dan pola-pola yang tergambar karena mengandung simbol yang penuh dengan arti. Ada banyak daerah pengrajin batik di Indonesia yang memiliki berbeda pola-pola khusus pada tiap daerahnya, salah satunya Solo. Batik Solo merupakan salah satu batik yang berasal dari Solo, sesuai dengan namanya.

Sejarah Singkat Perkembangan Batik Solo

Batik dari Solo merupakan salah satu batik yang paling terkenal di Indonesia. Sejarah batik Solo tidak lepas dari sejarah keraton Solo, bahkan sejak kerajaan Pajang 4 abad yang lalu. Ki Ageng Henis yang tinggal di desa Laweyan pada masa Kerajaan Pajang adalah pelopor batik dan mengajarkannya kepada penduduk desa Laweyan. Ki Ageng Henis, yang lebih dikenal dengan nama Ki Ageng Laweyan mengarahkan masyarakat desa Laweyan untuk melestarikan kerajinan batik, dan menjadikan kerajinan batik sebagai mata pencaharian penduduk desa Laweyan. Membuat batik menjadi mata pencaharian penduduk Keraton Surakarta, setelah runtuhnya kerajaan Pajang. Dahulu, batik hanya boleh dikenakan oleh para anggota kerajaan dan mereka yang merupakan abdi dalem kerajaan. Hal tersebut membuat batik menjadi pakaian masyarakat ningrat, padahal yang membuat batik pada saat itu adalah masyarakat biasa desa Laweyan.

Pusat kegiatan membuat batik yang berada di Laweyan menjadi dikenal banyak orang dengan pusat batik di Solo. Bahkan hingga saat ini, desa Laweyan menjadi pusat industri batik di solo yang sangat terkenal. Para pengunjung yang ingin belajar membatik juga dapat mengunjungi desa Laweyan karena di sana para pengunjung dapat merasakan bagaimana rasanya menjadi pengrajin batik. Di sana juga tersedia berbagai macam pola batik khas solo yang penuh dengan makna yang mengandung banyak arti penting. Karena banyaknya pola dan motif unik yang ada pada batik dari solo, menjadikan batik dari solo sebagai salah satu batik populer tanah air sekaligus banyak dipakai oleh masyarakat. Batik solo juga mempunyai beberapa jenis batik menilik dari cara memuatnya seperti batik tulis, batik cap, dan batik printing atau sablon.

Related posts: