Nasional

by

Balita pada umumnya suka sekali dengan permainan. Mereka kerap memainkan apapun benda yang ada di hadapan mereka termasuk anggota tubuhnya. Namun, tidak semua yang dimainkan adalah benda yang aman untuknya. Mereka selalu penasaran dengan apa yang di hadapannya sehingga kerap memasukkannya ke dalam mulut. Hal ini yang perlu di waspadai oleh orang tua dalam memberikan mainan untuk anaknya. Sekarang, banyak sekali model permainan yang diproduksi sesuai dengan umur anak-anak mulai dari usia 0 bulan hingga 5 tahun. Permainan sangat bagus untuk kemajuan motorik mereka dan juga untuk eksplor jaringan otak agar lebih berkembang.

Bagaimana Kriteria Mainan Yang Aman?

Sebagai orang tua, Anda wajib untuk memberikan hal-hal yang aman untuk anak Anda. Nah, Anda perlu mengenali mainan yang aman untuk anak Anda mulai dari bentuk, bahan dan lain sebagainya. Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan saat Anda akan membeli seperangkat permainan untuk anak Anda.

  1. Bentuk tidak lancip

Permainan yang runcing berbahaya bila mengenai daerah sensitif seperti mata. Selain itu, permainan yang lancip atau runcing juga berbahaya bila anak tidak sengaja menginjak ataupun terjatuh di atasnya. Pilihlah permainan yang tumpul maupun bulat sehingga aman untuk anak.

 

  1. Ringan

Permainan yang terlalu berat berbahaya bila anak tidak kuat memegangnya. Bisa jadi jatuh menimpa bagian tubuh anak dan menyebabkan lebam atau bentuk yang lain. Massa permainan dapat Anda pilih sesuai dengan umur anak Anda.

 

  1. Berdasarkan jenis kelamin

Anak harus diberi permainan sesuai dengan jenis kelaminnya sehingga bisa tumbuh sebagaimana semestinya. Anak laki-laki bisa diberi permainan mobil-mobilan maupun kartun heroik. Bila anak perempuan bisa boneka lucu ataupun masak-masakan.

Kriteria di atas dijabarkan secara umum saja. selain itu, pilihlah bahan dasar yang aman seperti bahan plastik maupun bahan kain. Ajak anak untuk memilih sendiri mainan yang mereka sukai dan bimbinglah sesuai dengan porsi mereka. Sehingga anak Anda bebas menentukan pilihannya dan merasa senang. Namun Anda sebagai orang tua tetap harus mengawasi anak Anda.

by

Apakah kalian pencinta kue dan hobi membuat kue di rumah? Jika ya, tentu kalian bisa memanfaatkan hobi kalian sebagai ladang untuk mendapatkan keuntungan. Usaha kue bisa menjadi alternatif pemasukan penghasilan bagi kalian. Kue sendiri selalu menjadi makanan yang praktis dan enak jika disajikan di rumah sebagai pelengkap sajian. Pada momen istimewa seperti lebaran, natal, dan momen istimewa lainnya tentu tidak lepas dari hidangan kue. Nah melihat kue masih menjadi hidangan istimewa bagi setiap orang tentu memulai bisnis kue bisa menjadi pilihan untuk mendapatkan keuntungan yang besar. Memulai bisnis kue pun cukup mudah dilakukan, kalian bisa berkreasi dengan ide kalian dan membuat kue di rumah sendiri baru kemudian bisa di promosikan ke tetangga, teman, dan keluarga lainnya.

Produksi Kue Rumahan Yang Cukup Menjanjikan

Buatlah hobi kalian menjadi peluang untuk dikembangkan menjadi bisnis yang menjanjikan seperti membuat kue misalnya. Bagi ibu-ibu rumah tangga yang memiliki hobi membuat kue tentu bisa memanfaatkan hobinya untuk mendapatkan sumber penghasilan. Gemar membuar kue bisa membuka peluang untuk memulai bisnis kue rumahan. Untuk memulai bisnis kue rumahan pun kalian tidak perlu mengeluarkan modal banyak, kalian bisa membuat kue ketika penawaran kue buatan kalian diminati pelanggan sehingga modal yang dikeluarkan berdasar pesanan yang diterima. Karena menjalankan bisnis kue dari rumah tentu kalian tidak perlu menyewa ruko untuk menjalankan bisnis tersebut.

Memulai bisnis kue rumahan cukup memerlukan oven serta peralatan lain yang digunakan untuk membuat kue. Nah banyak cara yang bisa kalian lakukan untuk menarik pelanggan mulai dari varian rasa kue yang bisa beraneka ragam, bentuk kue yang lucu dan menari, kemasan kue yang bagus. Hal tersebut bisa kalian lakukan untuk menjadi ciri khas kue rumahan kalian dengan kue lain. Melakukan pemasaran kue pun bisa dilakukan dengan mudah mulai dari menawarkan ke tetangga, kerabat, atau bisa juga menawarkan melalui media sosial yang saat ini semakin mudah untuk digunakan. Selamat mencoba berbisnis kue rumahan.